Respons Cepat, Polisi Polsek Kenduruan Polresta Tuban Tindaklanjuti Laporan Call Center 110 Terkait Pemuda Berteriak Keras

TUBAN, Kenduruan,– Anggota Polsek Kenduruan Polresta Tuban menunjukkan respons cepat dengan menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 terkait adanya sekelompok pemuda yang berteriak-teriak dengan suara keras dan mengganggu warga sekitar di Desa Sidomukti, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, Kamis (17/9/2026) malam.
Menindaklanjuti laporan tersebut, AIPTU Widiatmiko bersama AIPDA Sumindar langsung mendatangi lokasi untuk memastikan situasi dan menjaga kondusivitas wilayah. Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 20.30 WIB hingga selesai.
Sesampainya di lokasi, petugas mendapati sejumlah pemuda yang sedang berkumpul. Personel kemudian memberikan imbauan secara humanis agar tidak membuat kegaduhan yang dapat mengganggu kenyamanan warga sekitar.
Petugas juga meminta para pemuda tersebut untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas maupun perselisihan dengan warga.
Kapolresta Tuban KOMBES POL. Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr., Opsla, melalui Kapolsek Kenduruan AKP Teguh Triyo Handoko, S.H., M.H., M.A.P. mengatakan bahwa setiap laporan masyarakat melalui Call Center 110 akan ditindaklanjuti oleh personel kepolisian sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Respons cepat terhadap laporan masyarakat merupakan bagian dari pelayanan kepolisian. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, agar tetap menjaga ketertiban dan menghormati kenyamanan warga sekitar,” ujarnya, Sabtu (19/9/2026).
Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas. Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan kondusif.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di lokasi terpantau aman dan lancar. Para pemuda yang sebelumnya berkumpul dan berteriak-teriak keras kemudian diarahkan untuk pulang sehingga tidak lagi mengganggu warga sekitar. (eko/wono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *