Pastikan Stok Pangan Aman, Polsek Kenduruan Polresta Tuban Pantau Harga Beras, Sembako dan LPG 3 Kg

TUBAN, Kenduruan – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, Polsek Kenduruan Polresta Tuban melaksanakan pemantauan harga beras, sembako, dan LPG 3 kg di wilayah Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 12.30 WIB tersebut dilaksanakan oleh AIPTU Sumarno, S.H., AIPTU Suwarso, dan BRIPDA Fajri Zakia Agik Tama dengan melakukan pemantauan harga serta ketersediaan bahan kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Kenduruan.
Kapolresta Tuban KOMBES POL. Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr., Opsla, melalui Kapolsek Kenduruan AKP Teguh Triyo Handoko, S.H., M.H., M.A.P., menyampaikan bahwa pemantauan tersebut merupakan langkah kepolisian untuk memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi kenaikan harga yang tidak wajar maupun praktik penimbunan.
Berdasarkan hasil pemantauan, harga beras di wilayah Kecamatan Kenduruan terpantau bervariasi. Beras Raja Lele dan Beras Teratai dijual seharga Rp14.000 per kilogram, beras ketan Rp17.000 per kilogram, beras kualitas bagus Rp13.000 per kilogram, serta beras kualitas biasa Rp12.000 per kilogram.
Sementara itu, sejumlah harga kebutuhan pokok lainnya meliputi cabai merah besar Rp50.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp75.000 per kilogram, cabai rawit hijau Rp38.000 per kilogram, bawang merah Rp30.000 per kilogram, dan bawang putih Rp40.000 per kilogram.
Untuk komoditas lainnya, harga gula pasir tercatat Rp18.000 per kilogram, gula merah Rp20.000 per kilogram, telur ayam Rp26.000 per kilogram, daging ayam potong Rp38.000 per kilogram, serta daging sapi Rp120.000 per kilogram. Adapun minyak goreng curah dijual Rp20.000 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan berkisar antara Rp17.500 hingga Rp23.000.
Harga LPG 3 kg terpantau berkisar antara Rp18.000 hingga Rp20.000 per tabung. Petugas juga melakukan pemantauan terhadap komoditas lainnya, seperti jahe, kencur, kopi, dan kedelai.
Dari hasil kegiatan tersebut, ketersediaan beras dan sembako di wilayah Kecamatan Kenduruan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Petugas juga tidak menemukan lonjakan harga yang signifikan maupun indikasi penimbunan beras dan bahan kebutuhan pokok selama pelaksanaan pemantauan.
Kapolsek Kenduruan menegaskan bahwa kegiatan pemantauan akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk mendukung stabilitas pangan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap ketersediaan bahan kebutuhan pokok tetap terjaga dan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang wajar. Kami juga mengimbau para pedagang agar tidak melakukan penimbunan maupun tindakan yang dapat merugikan masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. (eko/wono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *