TUBAN, Kenduruan,– Menjelang pertengahan tahun, masyarakat Kecamatan Kenduruan akan diajak lebih dekat dengan Rupiah. Bukan cuma soal menukar uang baru, tapi juga memahami makna di balik setiap lembar dan keping yang kita pakai sehari-hari.
Pemerintah Kecamatan Kenduruan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah sekaligus Layanan Penukaran Uang Rupiah pada Selasa, (07/07/2026).
Acara ini dimulai pukul 09.00 WIB di Pendopo Sasono Dhoro Murti, Kenduruan, dan terbuka untuk umum. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut surat Deputi Kepala Divisi Kantor Perwakilan BI Jawa Timur tanggal 2 Juli 2026.
Sinergi Aparat Desa Dukung Literasi Rupiah
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari aparat keamanan setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Kenduruan AKP Teguh Triyo Handoko, S.H., M.H., M.A.P. yang diwakili Bhabinkamtibmas Desa Sidohasri, Kec. Kenduruan, Kab. Tuban, Bripda Fajri Zakia Agik Tama untuk mengawal dan mengajak warga berpartisipasi.
Sementara itu, Kapolres Tuban, AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kenduruan AKP Teguh Triyo Handoko, S.H., M.H., M.A.P., juga menyatakan dukungannya agar kegiatan edukasi dan penukaran uang berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kehadiran unsur kepolisian ini diharapkan bisa memberikan rasa aman sekaligus mendorong lebih banyak warga datang, mulai dari pedagang, pelajar, hingga ibu-ibu PKK.
Lewat kegiatan ini, warga tidak hanya bisa menukarkan uang untuk kebutuhan. Lebih dari itu, mereka akan diedukasi tentang 3 nilai penting Rupiah: Cinta”- bangga menggunakan Rupiah, “Bangga” – merawat dan mengenali keaslian uang, dan “Paham” – memahami ciri-ciri keaslian serta fungsinya dalam perekonomian.
“Gerakan Cinta Bangga Paham Rupiah ini penting agar masyarakat lebih menghargai mata uang sendiri. Dari hal kecil seperti tidak melipat uang sembarangan, sampai tahu bedanya uang asli dan palsu,” ujar salah satu panitia kegiatan.
Pendopo Sasono Dhoro Murti dipilih sebagai tempat karena dinilai strategis dan mudah dijangkau warga. Diharapkan suasana kegiatan nanti cair. Sambil mengantre penukaran, warga bisa duduk bersama, bertanya langsung ke petugas BI, dan belajar bareng.
Bagi banyak warga Kenduruan, kegiatan seperti ini jadi kesempatan langka. Selain praktis karena ada layanan penukaran, mereka juga dapat ilmu baru tentang uang yang selama ini dipakai setiap hari.
Bagi warga yang ingin ikut, cukup datang langsung ke pendopo pada Selasa, 7 Juli 2026 pukul 09.00 WIB. Bawa KTP dan siapkan uang yang ingin ditukarkan.
Karena merawat Rupiah, sama artinya merawat kedaulatan ekonomi kita bersama. (eko/wono)
