TUBAN, Kenduruan,- Di tengah terik matahari Jum’at pagi, suasana Desa Sidomukti, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban terasa berbeda. Tawa warga bercampur dengan semangat gotong royong saat mereka memanen jagung bersama-sama. Kali ini, di tengah barisan petani ada seragam cokelat yang ikut memetik jagung dan memanggul karung.
Kehadiran anggota Polsek Kenduruan itu bukan untuk razia atau patroli. Ia datang sebagai wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu poin Astacita Presiden RI.
“Panen ini bukan cuma soal jagung. Ini soal perut warga bisa terisi, soal anak-anak bisa sekolah, soal masa depan desa kita,” ujar AIPTU Suwandi sambil membantu warga memisahkan jagung dari batangnya.
Kegiatan turun langsung ke ladang ini merupakan instruksi berkelanjutan dari Karo SDM Polda Jatim KOMBES POL. Sih Harno, S.H., M.H. Bersama Kapolres Tuban AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H. dan Kapolsek Kenduruan AKP Teguh Triyo Handoko, S.H., M.H., M.A.P., jajaran Polres Tuban memang diminta hadir lebih dekat dengan masyarakat.
AKP Teguh Triyo Handoko yang turut memantau kegiatan mengatakan, Polri tidak bisa hanya menunggu di kantor.
“Ketahanan pangan dimulai dari desa. Kalau petani kuat, Indonesia kuat. Kami ingin polisi hadir sebagai sahabat petani, bukan hanya sebagai penegak hukum,” jelasnya.
Di Desa Sidomukti, semangat itu terasa hangat. Ibu-ibu menyiapkan air kelapa dan pisang rebus untuk para petani. Bapak-bapak berbagi cerita sambil memanen. Anak-anak berlarian di pematang, sesekali membantu memunguti jagung yang jatuh.
Salah satu warga, Pak Marno, mengaku senang dengan keterlibatan polisi di ladangnya.
“Biasanya lihat polisi di jalan. Sekarang lihat polisi di sawah, bantuin panen. Rasanya seperti saudara sendiri. Terima kasih Pak,” katanya sambil tersenyum.
Panen jagung di lahan seluas hampir 1 hektare itu diperkirakan menghasilkan beberapa ton jagung. Hasilnya akan dijual ke pengepul lokal dan sebagian disisihkan untuk kebutuhan pangan warga desa.
Komitmen ini sejalan dengan arahan Karo SDM Polda Jatim KOMBES POL. Sih Harno, S.H., M.H. bahwa SDM Polri harus adaptif dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami ingin setiap anggota Polri menjadi problem solver. Turun ke bawah, dengar keluh kesah, dan ikut mencari solusi, termasuk soal pangan,” demikian pesan yang terus digaungkan jajaran.
Saat matahari mulai meninggi, karung-karung jagung sudah tertumpuk rapi di pinggir ladang. Keringat membasahi wajah AIPTU Suwandi dan para petani. Tapi lelah itu dibayar lunas dengan kebersamaan.
Karena bagi warga Sidomukti, hari ini panen bukan hanya soal hasil bumi. Hari ini mereka panen rasa peduli. (eko/wono)






