Polisi Polsek Kenduruan Polres Tuban Turun ke Ladang, Dampingi Petani Jagung di Sidomukti Wujudkan Ketahanan Pangan

TUBAN, Kenduruan,– Di tengah terik matahari Senin pagi (13/07/2026), suasana sawah di Desa Sidomukti, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban terasa berbeda. Bukan hanya cangkul dan pupuk yang terlihat, tapi juga seragam polisi yang ikut menyusuri pematang.
Kehadiran itu bagian dari komitmen Polri mendukung program Astacita Presiden RI, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol. Sih Harno, S.H., M.H. bersama Kapolres Tuban AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H. dan Kapolsek Kenduruan AKP Teguh Triyo Handoko, S.H., M.H., M.A.P. terus mendorong jajarannya agar hadir langsung di tengah masyarakat. Salah satunya lewat aksi Aiptu Poniman, Polisi RW sekaligus Petugas Polmas Desa Sidomukti.
Dengan sepatu boot berlumur tanah, Aiptu Poniman berjalan dari satu petak ke petak lain. Ia mengecek pertumbuhan tanaman jagung milik warga, bertanya tentang kendala pupuk, hama, hingga ketersediaan air.
“Pak, jagungnya sudah umur berapa? Ada hama ulat tidak? Kalau butuh bantuan penyuluhan pertanian, nanti kita koordinasikan,” sapa Aiptu Poniman kepada salah satu petani, sambil jongkok memeriksa daun jagung.
Momen sederhana itu yang membuat para petani merasa tidak sendiri. Bagi mereka, kehadiran polisi bukan lagi hanya soal keamanan, tapi juga tentang kepedulian pada perut dan masa depan.
“Kami senang Pak Polisi mau mampir ke ladang. Biasanya lapor kalau ada masalah saja. Sekarang malah ditanya tanamannya gimana. Jadi semangat,” ujar salah satu warga Sidomukti.
Menurut Kapolres Tuban AKBP Alaiddin, kegiatan ini adalah bentuk nyata Polri sebagai pelindung, pengayom, sekaligus mitra masyarakat.
“Ketahanan pangan adalah ketahanan bangsa. Kalau petani kuat, masyarakat kuat. Karena itu kami turun langsung, mendengar, dan mendampingi,” jelasnya.
Senada dengan itu, Karo SDM Polda Jatim Kombes Pol. Sih Harno menegaskan bahwa program ini akan terus digelorakan. SDM Polri tidak hanya disiapkan untuk tugas operasional, tapi juga untuk menjadi penggerak di desa.
Sementara itu Kapolsek Kenduruan AKP Teguh Triyo Handoko menyampaikan apresiasinya kepada Aiptu Poniman dan para petani. Ia berharap sinergi ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kenduruan.
Di ujung pematang, jagung yang mulai menghijau seolah ikut menjawab. Di sanalah, antara seragam dan lumpur sawah bertemu. Antara tugas negara dan harapan rakyat bertemu.
Karena ketahanan pangan, berawal dari ladang yang dirawat bersama. (eko/wono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *