TUBAN, Kenduruan,— Mendukung program Astacita Presiden RI H. Prabowo Subianto di bidang ketahanan pangan, jajaran Polda Jawa Timur hingga Polsek terus bergerak turun ke lapangan. Salah satunya dilakukan di wilayah Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban.
Kegiatan pengecekan tanaman jagung milik warga dilaksanakan pada Selasa, 21 Juli 2026 di Desa Jamprong, Kecamatan Kenduruan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ka. SPKT Polsek Kenduruan Polresta Tuban, AIPTU Khanif Irawan, S.H.
Pengecekan tersebut merupakan tindak lanjut komitmen yang disampaikan Karo SDM Polda Jatim KOMBES POL. Sih Harno, S.H., M.H., bersama Kapolres Kota Tuban KOMBES POL. Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.TR, OPSLA, dan Kapolsek Kenduruan AKP Teguh Triyo Handoko, S.H., M.H., M.A.P. untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.
Di lokasi, AIPTU Khanif Irawan mengecek langsung kondisi pertumbuhan tanaman jagung milik petani Desa Jamprong. Ia juga berdialog dengan warga terkait perawatan, kendala, dan kebutuhan pupuk selama masa tanam.
“Kegiatan ini bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Kami ingin memastikan petani semangat menanam dan hasil panennya bisa maksimal untuk ketahanan pangan di Tuban,” ujar AIPTU Khanif saat di lokasi.
Program Astacita Presiden Prabowo menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas utama. Polri melalui Polda Jatim dan jajaran kewilayahan didorong berperan aktif mendampingi petani, mulai dari pengecekan lahan, pendampingan, hingga membantu kelancaran distribusi hasil pertanian.
Kapolsek Kenduruan AKP Teguh Triyo Handoko sebelumnya menegaskan, jajaran Polsek akan rutin melakukan monitoring ke kelompok tani di wilayahnya. Hal ini untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan dan memberi dampak langsung kepada masyarakat.
Warga Desa Jamprong menyambut baik kegiatan tersebut. Menurut mereka, kehadiran polisi di sawah memberikan motivasi tersendiri agar lebih semangat bertani jagung.
Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan produksi jagung di Kecamatan Kenduruan dapat meningkat dan turut memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Tuban pada 2026. (eko/wono)
