Bhabinkamtibmas Polsek Kenduruan Polresta Tuban Turun ke Ladang, Dukung Ketahanan Pangan Warga Sokogrenjeng

TUBAN, Kenduruan,— Udara di Desa Sokogrenjeng, Kecamatan Kenduruan, masih sejuk. Di tengah hamparan tanaman jagung yang mulai menghijau, terlihat sosok BRIPDA Fajri Zakia Agik Tama berjalan menyusuri pematang. Bukan untuk patroli biasa. Ia datang sebagai Bhabinkamtibmas yang ingin memastikan tanaman warga tumbuh baik, Rabu (22/07/2026).
Kegiatan ini bagian dari dukungan Polri terhadap program Astacita Presiden RI H. Prabowo Subianto, khususnya di bidang ketahanan pangan nasional.
Komitmen itu juga ditegaskan jajaran pimpinan Polda Jatim. Karo SDM Polda Jatim KOMBES POL. Sih Harno, S.H., M.H., bersama Kapolresta Tuban KOMBES POL. Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.TR, OPSLA, dan Kapolsek Kenduruan AKP Teguh Triyo Handoko, S.H., M.H., M.A.P., terus mendorong anggotanya hadir langsung di tengah masyarakat.
Bagi BRIPDA Fajri, mengecek ladang jagung milik para petani binaan sudah jadi rutinitas. Ia menyapa satu per satu warga, bertanya soal pupuk, hama, hingga curah hujan beberapa minggu terakhir.
“Saya ingin memastikan tanaman warga tidak terkendala. Kalau ada masalah sejak awal, bisa cepat kita carikan solusinya bersama,” ujarnya sambil menepuk daun jagung yang mulai tinggi.
Para petani menyambut baik. Kehadiran polisi di ladang memberi rasa aman sekaligus semangat. Tidak ada jarak antara seragam dan cangkul. Yang ada hanya obrolan tentang bagaimana panen nanti bisa lebih baik.
Program Astacita menempatkan swasembada pangan sebagai prioritas. Di Tuban, semangat itu diterjemahkan lewat langkah kecil tapi nyata: mendampingi petani, memantau pertumbuhan tanaman, dan menjadi jembatan jika warga butuh bantuan ke dinas terkait.
KOMBES POL. Sih Harno menekankan, peran SDM Polri tidak hanya di kantor. “Polri harus hadir memberi solusi nyata. Ketahanan pangan kuat kalau dimulai dari desa dan petani kita kuat,” katanya.
Senada, KOMBES POL. Jazuli Dani Iriawan menyebut kegiatan seperti yang dilakukan BRIPDA Fajri adalah bentuk pengabdian. Sementara AKP Teguh Triyo Handoko menambahkan, Polsek Kenduruan akan terus mengawal desa-desa binaan agar program pemerintah benar-benar terasa manfaatnya.
Jagung di Sokogrenjeng belum dipanen. Tapi dari tanah yang dirawat bersama itu, terlihat harapan: bahwa keamanan, kebersamaan, dan pangan bisa tumbuh berdampingan.
Jika warga membutuhkan pendampingan atau informasi terkait program ketahanan pangan di wilayah Kenduruan, bisa langsung menghubungi Bhabinkamtibmas setempat atau Polsek Kenduruan. (eko/wono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *