Tahun Ajaran Baru Unit Binmas Polsek Senori Polresta Tuban Polda Jatim Berikan Latihan Baris Berbaris Di MA Al Hasaniyah

Senori – Memasuki tahun ajaran baru 2026-2027, Panitia Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) MA Al Hasaniyah Desa Sendang Kecamatan Senori menyelenggarakan berbagai kegiatan yang wajib diikuti oleh peserta didik baru.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) guna meningkatkan kedisiplinan dan persaudaraan antara para siswa. Dalam kegiatan ini pihak yayasan melibatkan personel Unit Binmas Polsek Senori dan anggota Koramil Senori untuk memberikan pelatihan kepada para siswa, Selasa (21/7/2026).

Pelatihan PBB yang dilaksanakan di halaman madrasah mulai pukul 08.30 Wib tersebut diikuti kurang lebih 78 siswa dan siswi dari MA Al Hasaniyah. Tidak hanya siswa baru akan tetapi siswa pengurus OSIS juga diwajibkan oleh  mengikuti pelatihan PBB.

Ps, Kanit Binmas Polsek Senori Aiptu Widodo didampingi anggota Bhabinkamtibmas Desa Sendang Brigpol Miftahul Aulida Wicaksana bersama anggota Koramil Senori  bekerjasama memberikan pelatihan PBB yang dibagi dalam beberapa peleton.

Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., melalui Kapolsek Senori Iptu Sudjarwo, S.H., menuturkan, sudah tidak jamanya lagi sekarang Matsama diisi dengan kegiatan yang bersifat perploncoan atau ada unsur kekerasan di dalamnya. Masih banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan seperti latihan PBB seperti saat ini.

“Pelatihan PBB sangat bagus untuk membangun disiplin dan karakter anak,” ungkap Kapolsek Senori.

Sementara M. Hilmi Aminuddin,  pengurus Yayasan Al Hasaniyah menjelaskan sesuai MoU dengan pihak kepolisian tentang kerjasama dalam pengembangan pendidikan. Pihaknya bersama Polsek Senori secara rutin melaksanakan pembinaan kepada siswa dalam berbagai bidang kususnya pembangunan karakter dan kedisiplinan siswa.

“Kita sudah tekankan kepada dewan guru dan organisasi sekolah Osis untuk mengisi Matsama dengan kegiatan positif dan meniadakan perploncoan dan kekerasan,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *