Senori – SKW (35 th) warga Desa Sidoharjo Kecamatan Senori, penderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tiba-tiba kumat sehingga membuat takut keluarga dan tetangga dilingkungan tempat tinggalnya, Rabu (22/7/2026).
Mengetahui kejadian tersebut Perangkat Desa Sidoharjo melaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Sidoharjo Briptu Rifki Syahroni. Mendapatkan laporan kalau ada ODGJ mengamuk di desa binaan, anggota Bhabinkamtibmas berkoordinasi dengan Babinsa, petugas TKSK, Satpol PP Kec. Senori dan petugas kesehatan dari Puskesmas Senori.
Tidak butuh waktu lama petugas gabungan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, petugas TKSK dan petugas kesehatan dari Puskesmas Senori mendatangi rumah ODGJ. Setelah dirayu oleh petugas dari TKSK, ODGJ berhasil ditenangkan dan langsung diberikan injeksi oleh petugas kesehatan.
Laila, petugas dari TKSK Kecamatan Senori menjelaskan ODGJ berinisial SKW warga Desa Sidoharjo merupakan pasien dari Puskesmas Senori. Pihak keluarga mengira pasien ODGJ sudah sembuh karena akhir-akhir ini tidak kumat, oleh karenanya keluarga pasien tidak mengambil obat lagi di Puskesmas Senori.
“Kita ingatkan lagi kepada pihak keluarga agar pasien rutin mengkonsumsi obat dan menjaga ketenangan hati pasien karena ODGJ sewaktu-waktu bisa kumat,” jelasnya.
Sementara itu dilokasi berbeda Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., melalui Kapolsek Senori Iptu Sudjarwo, S.H., menjelaskan kehadiran dari Bhabinkamtibmas pada kegiatan tersebut adalah dalam sisi keamanan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kehadiran kita untuk memberikan rasa aman kepada petugas dari dinas terkait ataupun pasien ODGJ sendiri.
“Tetap kita perhatikan sisi kemanusiaan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” tutur Kapolsek Senori.






