TUBAN, Kenduruan,— Matahari siang di lereng hutan Kebonharjo terasa lebih terik dari biasanya. Rumput menguning, daun-daun kering berserakan di tanah. Di tengah kondisi itu, petugas Perhutani KPH Kebonharjo dan anggota Polsek Kenduruan, Polresta Tuban, memilih tidak tinggal diam.
Rabu (22/7), mereka menggelar patroli gabungan sekaligus sosialisasi ke warga. Tujuannya satu: mencegah kebakaran hutan dan lahan, atau Karhutla, sebelum benar-benar terjadi.
Rombongan menyusuri titik-titik yang selama ini dianggap rawan. Ada area dekat pemukiman, ada juga jalur yang sering dilintasi pencari kayu bakar. Sambil jalan, petugas berhenti di beberapa gubuk dan warung kecil. Tidak ada razia. Yang ada justru obrolan hangat.
“Pak, Bu, musim kemarau gini gampang banget apinya nyala. Tolong jangan bakar lahan ya. Juga jangan buang puntung rokok sembarangan di hutan,” ujar salah satu petugas sambil membagikan selebaran sederhana berisi imbauan.
Kepala BKPH Tawaran, Junaedi, yang mewakili Administratur KPH Kebonharjo, ikut turun langsung. Baginya patroli bukan sekadar memeriksa kondisi hutan.
“Kami tidak mau menunggu sampai ada api baru bergerak. Hutan ini aset negara, tapi juga rumah bersama. Kalau terbakar, yang rugi kita semua,” kata Junaedi.
Ia menekankan pentingnya kerja bareng dengan kepolisian. Menurutnya, kehadiran aparat membuat pesan pencegahan lebih sampai ke masyarakat.
“Sinergitas dengan aparat kepolisian sangat penting. Kami tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Kota Tuban, KOMBES POL. Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr., Opsla, melalui Kapolsek Kenduruan, AKP Teguh Triyo Handoko, S.H., M.H., M.A,P. menyampaikan “Patroli terpadu ini untuk meningkatkan kesadaran warga. Kalau ada yang masih nekat membakar, ya kami harus tegas. Tapi harapan kami, tidak ada penindakan karena semua sudah paham bahayanya,” jelas AKP Teguh, pada Jum’at (24/7/2026)
Ia berharap kolaborasi ini bisa menekan seminimal mungkin potensi Karhutla di wilayah Perhutani KPH Kebonharjo, khususnya di BKPH Tawaran.
Di akhir kegiatan, petugas menitipkan pesan yang sama ke setiap warga yang ditemui: jaga hutan seperti menjaga rumah sendiri.
Perhutani dan Polsek Kenduruan Polresta Tuban berkomitmen kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Koordinasi akan terus diperkuat, terutama saat puncak musim kemarau yang rawan terjadi kebakaran.
Karena pada akhirnya, hutan yang selamat bukan hanya karena ada patroli. Tapi karena ada warga yang mau ikut menjaga. (eko/wono)
