Mengetahui kejadian tersebut Perangkat Desa Wanglukulon melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtimas Bripda M. Khoirul Anam. Mendapatkan laporan kalau ada ODGJ menimbulkan ketakutan di Desa binaan anggota Bhabinkamtibmas berkoordinasi dengan Babinsa, petugas TKSK dan Puskesmas Senori.
Tidak butuh waktu lama petugas gabungan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, petugas TKSK dan Puskesmas Senori dengan didampingi Perangkat Desa mendatangi rumah ODGJ. Setelah dilakukan pendekatan oleh petugas, pasien ODGJ berhasil diberikan suntikan obat penenangm
Laila petugas TKSK Kecamatan Senori, menjelaskan ODGJ atas nama Mahmudi warga Desa Wanglukulon merupakan pasien dari Puskesmas Senori. Pihak keluarga mengira pasien ODGJ sudah sembuh karena sudah beberapa tahun terakhir tidak kumat, oleh karenanya keluarga pasien tidak mengambil obat lagi di Puskesmas Senori.
“Kita ingatkan lagi kepada pihak keluarga agar pasien rutin mengkonsumsi obat dan menjaga ketenangan hati pasien karena ODGJ sewaktu-waktu bisa kumat,” jelasnya.
Sementara itu dilokasi berbeda Kapolresta Tuban Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., melalui Kapolsek Senori Iptu Sudjarwo, S.H., menjelaskan kehadiran dari Bhabinkamtibmas pada kegiatan tersebut adalah dalam sisi keamanan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kehadiran kita untuk memberikan rasa aman kepada petugas dari dinas terkait ataupun pasien ODGJ sendiri.
“Tetap kita perhatikan sisi kemanusiaan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.
Pantauan dilokasi setelah diperiksa kesehatan badan dan diberikan injeksi oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Senori kembali tenang dan bisa diajak komunikasi dengan baik sehingga petugas meninggalkan lokasi rumah ODGJ dengan memberikan obat kepada pihak keluarga untuk diberikan kepada pasien.






