Kegiatan yang dikemas dalam program “Polisi Peduli Pendidikan” tersebut diikuti oleh Kepala Sekolah MA Islamiyah Sunatunnur, dewan guru, serta ratusan siswa-siswi MA Islamiyah Sunatunnur Desa Jatisari.
Turut hadir mendampingi Kapolsek, Kanit Binmas Polsek Senori Aiptu Widodo, Bhabinkamtibmas Desa Jatisari Briptu Rifki Syahroni, dan anggota Polsek Senori lainnya.
Dalam penyuluhannya, Kapolsek Senori Iptu Sudjarwo, S.H., menyampaikan bahwa saat ini peredaran gelap Narkoba sudah sangat meresahkan dan sasarannya tidak pandang bulu, termasuk para pelajar dan remaja yang merupakan generasi penerus bangsa.
“Narkoba adalah musuh kita bersama. Sekali mencoba, maka akan ketagihan dan masa depan akan hancur. Kami dari Polsek Senori tidak ingin anak-anakku di MA Islamiyah Sunatunnur ini terjerumus ke dalam lembah hitam Narkoba. Oleh karena itu, kami hadir disini untuk memberikan pemahaman sejak dini,” ujar Iptu Sudjarwo di hadapan para siswa.
Kapolsek menjelaskan tentang jenis-jenis Narkoba, modus operandi peredaran Narkoba di kalangan pelajar, dampak buruk Narkoba bagi kesehatan fisik dan mental, serta ancaman hukuman yang berat bagi penyalahguna maupun pengedar Narkoba sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
“Efek Narkoba sangat berbahaya, bisa merusak otak, merusak organ tubuh, menyebabkan gangguan jiwa, bahkan bisa menyebabkan kematian karena overdosis. Dari segi hukum, ancaman hukumannya sangat berat, bisa belasan tahun penjara bahkan hukuman mati. Jangan sampai masa depan adik-adik yang masih panjang ini hancur hanya karena coba-coba Narkoba,” tegasnya.
Lebih lanjut, Iptu Sudjarwo memberikan tips dan cara untuk menghindari penyalahgunaan Narkoba kepada para siswa.
“Yang pertama bentengi diri dengan iman dan taqwa, rajin sholat dan mengaji. Kedua, pandai memilih teman, jangan mudah terbujuk rayuan teman untuk coba-coba Narkoba. Ketiga, isi waktu dengan kegiatan positif seperti olahraga, pramuka, dan kegiatan keagamaan. Dan yang keempat, berani katakan TIDAK untuk Narkoba,” pesan Kapolsek.
Kapolsek juga mengajak para siswa untuk menjadi duta anti Narkoba di lingkungannya masing-masing dan berani melaporkan jika mengetahui adanya peredaran Narkoba di lingkungan sekitar kepada pihak guru, orang tua, atau langsung kepada Bhabinkamtibmas dan Polsek Senori melalui layanan Call Center 110 yang aktif 24 jam dan gratis.
Sementara itu, Kepala Sekolah MA Islamiyah Sunatunnur Desa Jatisari, Mustain S.Pd., menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kapolsek Senori yang telah memberikan penyuluhan anti Narkoba di sekolahnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolsek Senori beserta jajaran yang telah peduli dengan pendidikan anak-anak kami. Penyuluhan ini sangat penting dan bermanfaat bagi siswa-siswi kami agar mereka mengetahui bahaya Narkoba dan bisa menjauhinya. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ucap Kepala Sekolah.
Kegiatan Polisi Peduli Pendidikan dengan memberikan himbauan anti Narkoba di MA Islamiyah Sunatunnur Desa Jatisari tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusias. Para siswa terlihat sangat antusias dan aktif bertanya jawab seputar bahaya Narkoba.
Di akhir kegiatan, Kapolsek Senori bersama para siswa mengucapkan yel-yel bersama “Pelajar MA Islamiyah Sunatunnur, Anti Narkoba, Berprestasi Tanpa Narkoba!”




