TUBAN, Kenduruan,– Wujud kepedulian dan pelayanan humanis kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh personel Polsek Kenduruan Polresta Tuban. Petugas menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan Polisi 110 terkait seorang warga yang kehilangan kunci sepeda motor di Desa Sidohasri, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, Selasa (27/10/2026) malam.
Tindak lanjut laporan tersebut dilakukan sekitar pukul 22.10 WIB oleh AIPTU Khanif Irawan, AIPTU Widiatmiko, dan BRIPDA Agik Tama. Setelah menerima laporan dari seorang warga bernama Tama, petugas segera mendatangi lokasi untuk memberikan bantuan.
Setibanya di lokasi, petugas berkoordinasi dengan warga yang mengalami kendala tersebut. Karena kunci sepeda motor tidak ditemukan, anggota Polsek Kenduruan kemudian membantu mengantarkan warga pulang untuk mengambil kunci cadangan agar kendaraannya dapat digunakan kembali.
Tindakan sederhana tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, sekaligus mencerminkan komitmen kepolisian untuk selalu hadir memberikan pelayanan yang cepat, tanggap, dan humanis.
Kapolresta Tuban KOMBES POL. Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr., Opsla, melalui Kapolsek Kenduruan AKP Teguh Triyo Handoko, S.H., M.H., M.A.P., menyampaikan bahwa Polri berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk membantu warga yang mengalami kesulitan dalam aktivitas sehari-hari.
“Melalui layanan Polisi 110, masyarakat dapat menyampaikan laporan maupun meminta bantuan kepolisian. Kami berupaya menindaklanjuti setiap laporan sesuai kondisi di lapangan sebagai bentuk kehadiran Polri yang melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” ujar Kapolsek.
Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kenduruan berharap kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian. (eko/wono)






